Tutorial website Programing, komputer dan jaringan
KOMPUTERPemrograman

Hardware System Programming

Hardware-Programing

Hardware Programming adalah bagian dari Hardware Engineering. Seorang Hardware Programmer adalah orang yang melakukan pemrograman pada tingkat low-level pada hardware, seperti mikrokontroler, sistem terintegrasi, PLC atau device lain. Pada awal pembuatan komputer, programmer jenis ini lebih dominan karena cara memprogram komputer mirip dengan cara memprogram mikrokontroler saat ini. Bahasa yang digunakan saat itu adalah bahasa mesin, tetapi saat ini Assembly dan C yang paling umum digunakan. Kini, mikrokontroler juga dapat diprogram menggunakan Python dan JavaScript.

Sejak awal diciptakannya komputer, programmer low level (Hardware programmer) lebih dominan karena cara memprogram komputer pada saat itu mirip dengan cara memprogram mikrokontroller saat ini. Bahasa yang digunakan dahulu adalah bahasa mesin, tetapi saat ini bahasa Assembly dan C yang umum digunakan. Bahasa Assembly digunakan untuk pemrograman tingkat rendah dan bahasa C untuk tingkat tinggi.

Kelebihan dari pemrograman tingkat rendah adalah pengguna memiliki kontrol lebih pada hardware dan memori, serta efisiensi sumber daya yang tinggi. Sementara kelebihan pemrograman tingkat tinggi adalah mudah dimengerti dan memiliki program yang mudah dibaca.

Kekurangan dari pemrograman tingkat rendah adalah kode program yang sulit dibaca dan sulit untuk melakukan debugging, serta memerlukan pengetahuan yang lebih dalam tentang elektronika dan sistem. Kekurangan dari pemrograman tingkat tinggi adalah sumber daya yang lebih banyak dibutuhkan dan kurangnya kontrol terhadap hardware dan memori.

Berikut adalah hal-hal dasar yang perlu Anda ketahui untuk memulai belajar Hardware/Embedded System Programming:

  1. Memilih Bahasa Pemrograman
  • Sistem terintegrasi dapat diprogram menggunakan bahasa pemrograman tingkat rendah dan tinggi.
  • Assembly digunakan untuk pemrograman tingkat rendah, sedangkan C digunakan untuk pemrograman tingkat tinggi.
  • Sistem yang memerlukan efisiensi sumber daya biasanya diprogram menggunakan bahasa tingkat rendah.
  • Sistem yang tidak terlalu kompleks menggunakan bahasa pemrograman tingkat tinggi, seperti C.
  • Sebagai pemula, Anda bisa memulai dengan mempelajari C.
  1. Belajar C/C++
  • Bahasa pemrograman yang paling umum digunakan untuk Embedded System adalah C atau C++.
  • Kebanyakan produk sistem terintegrasi didesain untuk mendukung bahasa C.
  • Program yang dibuat menggunakan C mudah dibaca dan mudah di-debugging.
  1. Microcontroller
  • Microcontroller adalah bagian penting dari sistem terintegrasi. Microcontroller akan berfungsi sebagai CPU dari suatu hardware dan biasanya memiliki RAM, ROM dan beberapa periferal lain seperti timer, counter, dll.
  • Microcontroller yang paling umum digunakan adalah ATMega, ARM, PIC Microcontroller, 8051 Microcontroller, dll.
  1. Dasar Pengetahuan Elektronik
  • Anda perlu memiliki dasar pengetahuan tentang elektronik untuk mempelajari sistem terintegrasi.
  • Dalam membuat program sistem terintegrasi, Anda harus berhubungan dengan sensor dan aktuator, jadi pengetahuan dasar tentang elektronik sangat penting.

Sebagai seorang pemula, sebaiknya memulai mempelajari pemrograman hardware menggunakan bahasa pemrograman C. Penting juga memiliki dasar pengetahuan tentang elektronika, karena embedded system bukan hanya sekedar menuliskan kode program, tetapi juga berhubungan langsung dengan perangkat sensor dan aktuator. Microcontroller adalah bagian penting dari embedded system, yang akan bertindak sebagai CPU dari sebuah hardware dan memiliki RAM, ROM, serta periferal lainnya. Microcontroller yang paling umum digunakan adalah ATMega, ARM, PIC Microcontroller, 8051 Microcontroller, dan lain-lain.

Related posts

Desktop Programming

theby

Sejarah Komputer

theby

Web Programming

theby

Leave a Comment

Situs web ini menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda. Kami akan menganggap Anda baik-baik saja dengan ini, tetapi Anda dapat menyisih jika mau. Terima Read More

Kebijakan Privasi & Cookie